Kamis, 06 September 2012

Zaitun

Langsung ke: navigasi, cari
?Zaitun
Olea europaea, Laut Mati, Yordania
Olea europaea, Laut Mati, Yordania
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Lamiales
Famili: Oleaceae
Genus: Olea
Spesies: O. europaea
Nama binomial
Olea europaea
L.
Zaitun (Olea europaea) adalah pohon kecil tahunan dan hijau abadi, yang buah mudanya dapat dimakan mentah ataupun sesudah diawetkan sebagai penyegar. Buahnya yang tua diperas dan minyaknya diekstrak menjadi minyak zaitun yang dapat dipergunakan untuk berbagai macam keperluan. Zaitun adalah anggota suku Oleaceae.

Ciri-ciri dan distribusi

Tanaman zaitun memiliki ciri-ciri di antaranya:
  • tumbuh sebagai perdu mempunyai bunga berbentuk lonceng
  • daun tunggal dengan kedudukan berhadapan tanpa daun penumpu
  • bunga banci atau berkelamin tunggal dan buah menumpang
  • buahnya berupa buah batu dengan biji memiliki endosperma
Zaitun mulai berbuah saat berumur lima tahun dan usianya dapat mencapai ribuan tahun, sehingga yang tadinya perdu telah menjadi pohon besar. Pohon zaitun yang berumur ribuan tahun di antaranya pernah ditemukan di Palestina yang bertahan hidup hingga 2000 tahun.
Distribusinya meliputi daerah-daerah iklim panas sampai iklim sedang. Kebanyakan jenisnya dapat ditemui di Asia dan daerah Laut Tengah. Tumbuhan ini masih berkerabat dengan melati (Jasminum sambac).

Simbol dan manfaat

Tangkai zaitun berdaun sering dipakai sebagai lambang perdamaian dan telah lama menjadi bagian kebudayaan Barat. Di dalam masyarakat ini dahan zaitun menjadi lambang perdamaian dan telah ditanam sejak ratusan tahun yang lalu untuk diambil buahnya yang sedap. Dari filosofi tersebut dapat kita ambil intisari bahwa dengan tumbuhnya zaitun akan membawa perdamaian.
Banyak manfaat dari pohon zaitun ini. Selain buahnya yang enak, kayu dari pohon zaitun juga sangat bagus, keras dan indah. Selain untuk dimakan buah zaitun juga digunakan sebagai penyedap makanan. Apabila diperas buahnya, kita dapat memperoleh minyaknya. Minyak ini dapat digunakan sebagai bumbu salad dan belakangan banyak digunakan untuk bahan kosmetik yang dapat menjaga kelembaban dan kekencangan kulit sehingga diyakini dapat menjadikan kulit awet muda.

Klasifikasi Ilmiah

Klasifikasi ilmiah menunjuk ke bagaimana ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup. Klasifikasi modern berakar pada sistem Carolus Linnaeus, yang mengelompokkan spesies menurut kesamaan sifat fisik yang dimiliki. Pengelompokan ini sudah direvisi sejak Carolus Linnaeus untuk menjaga konsistensi dengan asas sifat umum yang diturunkan dari Darwin.
Untuk mengenali dan mempelajari makhluk hidup secara keseluruhan tidak mudah sehingga dibuat klasifikasi (pengelompokan) makhluk hidup. Klasifikasi makhluk hidup adalah suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu. Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), Famili (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).
Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Klasifikasi makhluk hidup didasarkan pada persamaan dan perbedaan ciri yang dimiliki makhluk hidup, misalnya bentuk tubuh atau fungsi alat tubuhnya. Makhluk hidup yang memliliki ciri yang sama dikelompokkan dalam satu golongan. Contoh klasifikasi makhluk hidup adalah:
  • Berdasarkan ukuran tubuhnya. Contoh: Tumbuhan dikelompokkan menjadi pohon, perdu, dan semak.
  • Berdasarkan lingkungan tempat hidupnya. Contoh: Tumbuhan dikelompokkan menjadi tumbuhan yang hidup di lingkungan kering (xerofit), tumbuhan yang hidup di lingkungan air (hidrofit), dan tumbuhan yang hidup di lingkungan lembap (higrofit).
  • Berdasarkan manfaatnya. Contoh: Tumbuhan dikelompokkan menjadi tanaman obat-obatan, tanaman sandang, tanaman hias, tanaman pangan dan sebagainya
  • Berdasarkan jenis makanannya. Contoh: Hewan dikelompokkan menjadi hewan pemakan daging (karnivora), hewan pemakan tumbuhan (herbivora), dan hewan pemakan hewan serta tumbuhan (omnivora).
Cara pengelompokan makhluk hidup seperti ini dianggap kurang sesuai yang disebabkan karena dalam pengelompokan makhluk hidup dengan cara demikian dibuat berdasarkan keinginan orang yang mengelompokkannya.

Klasifikasi Ilmiah

Klasifikasi ilmiah menunjuk ke bagaimana ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup. Klasifikasi modern berakar pada sistem Carolus Linnaeus, yang mengelompokkan spesies menurut kesamaan sifat fisik yang dimiliki. Pengelompokan ini sudah direvisi sejak Carolus Linnaeus untuk menjaga konsistensi dengan asas sifat umum yang diturunkan dari Darwin.
Untuk mengenali dan mempelajari makhluk hidup secara keseluruhan tidak mudah sehingga dibuat klasifikasi (pengelompokan) makhluk hidup. Klasifikasi makhluk hidup adalah suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu. Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), Famili (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).
Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Klasifikasi makhluk hidup didasarkan pada persamaan dan perbedaan ciri yang dimiliki makhluk hidup, misalnya bentuk tubuh atau fungsi alat tubuhnya. Makhluk hidup yang memliliki ciri yang sama dikelompokkan dalam satu golongan. Contoh klasifikasi makhluk hidup adalah:
  • Berdasarkan ukuran tubuhnya. Contoh: Tumbuhan dikelompokkan menjadi pohon, perdu, dan semak.
  • Berdasarkan lingkungan tempat hidupnya. Contoh: Tumbuhan dikelompokkan menjadi tumbuhan yang hidup di lingkungan kering (xerofit), tumbuhan yang hidup di lingkungan air (hidrofit), dan tumbuhan yang hidup di lingkungan lembap (higrofit).
  • Berdasarkan manfaatnya. Contoh: Tumbuhan dikelompokkan menjadi tanaman obat-obatan, tanaman sandang, tanaman hias, tanaman pangan dan sebagainya
  • Berdasarkan jenis makanannya. Contoh: Hewan dikelompokkan menjadi hewan pemakan daging (karnivora), hewan pemakan tumbuhan (herbivora), dan hewan pemakan hewan serta tumbuhan (omnivora).
Cara pengelompokan makhluk hidup seperti ini dianggap kurang sesuai yang disebabkan karena dalam pengelompokan makhluk hidup dengan cara demikian dibuat berdasarkan keinginan orang yang mengelompokkannya.

Pemerintah Sediakan 190 Kapal Tangkap Ikan Gratis

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Kamis, 06/09/2012 19:25 WIB
Browser anda tidak mendukung iFrame
Jakarta - Pemerintah siap distribusikan 190 kapal gratis di 2013. Dana yang diperlukan mencapai Rp 38,21 miliar dengan spesifikasi 125 unit kapal perikanan ukuran di atas 30 Gross Ton (GT) dan 65 unit kapal perikanan ukuran 10 sampai 30 GT untuk 33 Propinsi.

Dirjen Perikanan Tangkap Kementrian Kelautan dan Perikanan, Marwoto Heriyanto menjelaskan penerima kapal tersebut akan dipersiapkan mulai tahun ini.

"Kelompoknya dipersiapkan T-1 (tahun ini) sebelum diberikan," kata Marwoto di DPR Senayan, Jakarta, Kamis (6/9/2012).

Marwoto menjelaskan, pembagian kapal gratis tersebut untuk ukuran di atas 30 GT akan diprioritaskan untuk wilayah Jawa karena harus melaut lebih jauh.

"Yang jelas merata, yang di timur belum dikasih yang besar-besar. Semua kapalnya dibuat di Indonesia," tutupnya.
Kamis, 06/09/2012 19:24 WIB

Anas: Kampanye Fauzi-Nara Berkualitas bukan SARA

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta Ketum Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum, menepis tudingan bahwa cagub yang diusung partainya, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Nara), menebar kampanye SARA. Anas menyebut kampanye Fauzi-Nara berkualitas.

"Demokrat itu Fauzi-Nachrowi kampanyenya, kampanye yang berkualitas. Kampanye yang terkait bagaimana DKI Jakarta makin maju dan bermartabat, rakyatnya makin makmur dan sejahtera," kata Anas kepada wartawan.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti rapat pleno FPD di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9/2012). Rapat itu juga dihadiri oleh Nachrowi Ramli.

Anas menegaskan bahwa tak benar jika Fauzi-Nara disebut menyebarkan kampanye SARA. Menurutnya, kampanye Fauzi-Nara selalu positif.

"Pokoknya kalau kampanye Fauzi-Nachrowi kampanye positif, kampanye konstruktif, untuk kemajuan Jakarta," ujarnya.

Anas juga kembali mengungkapkan keyakinannya Fauzi-Nara akan menang di putaran kedua. Menurutnya, dari hasil evaluasi yang dilakukan partainya baru-baru ini, dukungan kepada Fauzi-Nara semakin meningkat.

"Tinggal 2 minggu lagi Pilgub DKI Jakarta kami tahu dari hasil evaluasi perkembangan dukungan pemilih makin positif pada pasangan Fauzi-Nachrowi, tentu kami optimis Fauzi-Nachrowi akan berhasil diputaran kedua," ujarnya.

Berapa persen raihan suara Fauzi-Nara? "Nggak penting berapa persen, yang penting menang," jawab Anas.

Polisi Koreksi Status Petugas Bea Cukai Soal Dugaan Suap, Belum Ada Tersangka

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pihaknya belum menetapkan tersangka dugaan suap dalam perkara lolosnya 351 Kg sabu melalui Pelabuhan Tanjung Priok. Tiga petugas di Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai (KPUBC) Pelabuhan Tanjung Priok dan seorang petugas karantina masih berstatus sebagai saksi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Sufyan Syarief mengatakan pihaknya masih meneliti berkas yang dilimpahkan penyidik Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya itu.

"Memang kita mendapat pelimpahan berkas, adanya dugaan suap. Tetapi sejauh ini belum ada tersangkanya, kita masih teliti berkasnya," jelas Sufyan saat dihubungi wartawan, Kamis (6/9/2012).

Sufyan mengatakan, pihaknya menerima pelimpahan berkas dugaan suap dalam perkara lolosnya sabu dari Malaysia ini pada akhir Agustus 2012 lalu.

"Namun, tidak disebutkan nama-nama siapa terperiksanya dan itu baru berkas dugaan suap berbentuk cerita saja, belum dalam bentuk BAP," jelasnya.

Sejauh ini, penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya yang ditunjuk untuk menangani kasus itu belum melakukan pemanggilan terhadap keempat petugas bea cukai dan karantina yang dimaksud.

Sementara itu Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, pihaknya tidak buru-buru menetapkan tersangka dalam dugaan suap itu. Sebab, perkara suap memerlukan keterangan dari orang yang diduga menyuap dan disuap.

"Sementara yang diduga menyuap itu, Handoko masih buron. Yang sudah mengakui itu baru He, tetapi kan Handokonya belum tertangkap sehingga belum bisa dibuktikan," kata Rikwanto.

Selasa, 04 September 2012

nirmana garis

Nirmana, dalam membicarakan ilmu atau teknik seni rupa dan desain terutama pada tingkat dasar tidak bisa terlepas dari apa yang namanya Nirmana. Apa itu Nirmana, dari sedikit yang saya ingat dulu sewaktu Kuliah awal-awal dulu di ISI Surakarta pengertian nirmana adalah sebagai berikut. Dari segi etimologisnya Nirmana terdiri dari Nir yang berarti tidak dan Mana yang berarti bentuk, secara kurang lebihnya dapat berarti tidak berbentuk. Sampai disini saya waktu itu masih bingung Nirmana = Tidak berbentuk lalu maksudnya. Dalam referensi lain yang saya cari setelah saya simpulkan dapat diterjemahkan sebagai berikut. Inti dari Nirmana adalah Ilmu komposisi, yaitu ilmu merangkai sesuatau dalam komposisi yang sibuat semenarik mungkin. Misal komposisi Titik,garis,bidang dan sebagainya. Sedang dalam Buku Dasar-Dasar Tata Rupa dan Desain, Drs. Sadjiman Ebdi Sanyoto, Yogyakarta 2005 menyebutkan Nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. Nirmana dapat juga diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra, trimatra yang harus mempunyai nilai keindahan. Nirmana disebut juga ilmu tatarupa. Nah dari sedikit artikel seni rupa mengenai nirmana diatas semoga dapat dimengerti apa itu Nirmana, kedepannya Insya Allah akan saya posting mengenai Unsur dalam Seni Rupa yang masih berhubungan dengan Nirmana, Jenis nirmana dan sebagainya. Semoga Bermanfaat. Nirmana Seni Rupa dan Desain Nirmana, dalam membicarakan ilmu atau teknik seni rupa terutama pada tingkat dasar tidak bisa terlepas dari apa yang namanya Nirmana. Apa itu Nirmana, dari sedikit yang saya ingat dulu sewaktu Kuliah awal-awal dulu di ISI Surakarta pengertian nirmana adalah sebagai berikut.Dari segi etimologisnya Nirmana terdiri dari Nir yang berarti tidak dan Mana yang berarti bentuk, secara kurang lebihnya dapat berarti tidak berbentuk. Sampai disini saya waktu itu masih bingung Nirmana = Tidak berbentuk lalu maksudnya. Dalam referensi lain yang saya cari setelah saya simpulkan dapat diterjemahkan sebagai berikut. Inti dari Nirmana adalah Ilmu komposisi, yaitu ilmu merangkai sesuatau dalam komposisi yang sibuat semenarik mungkin. Misal komposisi Titik,garis,bidang dan sebagainya. Sedang dalam Buku Dasar-Dasar Tata Rupa dan Desain, Drs. Sadjiman Ebdi Sanyoto, Yogyakarta 2005 menyebutkan Nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. Nirmana dapat juga diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra, trimatra yang harus mempunyai nilai keindahan. Nirmana disebut juga ilmu tatarupa. Nah dari sedikit artikel seni rupa mengenai nirmana diatas semoga dapat dimengerti apa itu Nirmana, kedepannya Insya Allah akan saya posting mengenai Unsur dalam Seni Rupa yang masih berhubungan dengan Nirmana, Jenis nirmana dan sebagainya. Semoga Bermanfaat